Berita EKONOMI : IHSG MENUNGGU RELEASE BERITA DARI BPS
FIXED INCOME MARKET : Pasar Obligasi Ditutup Positif dan Semarak Di Akhir Pekan
 
 
Manajemen Resiko Trading Forex
Pengawasan Dana Pensiun Berbasis Risiko
PP 77 Tahun 1992 Tentang DPLK
Undang-2 No 11/1992 Tentang Dana Pensiun
Tentang dana Pensiun
Manfaat Dana Pensiun
 
Flag Counter
 

Manajemen Resiko Trading Forex
Sumber: tokotuaforex.blogspot.com

Management Resiko Forex - Tokotua Forex Seperti bidang usaha lainnya, investasi pada forex online trading (FOT) juga memiliki resiko yang pada akhirnya diwujudkan dalam bentuk potensi kerugian. Namun demikian, yang menarik dari bisnis ini adalah bahwa tingkat resiko itu dapat diatur sejak awal, sehingga dapat diketahui potensi tingkat kerugian yang akan terjadi.Pengaturan potensi kerugian tersebut dapat dilakukan dengan mengaktifkan fasilitas-fasilitas dalam (FOT), seperti stop loss (menghentikan kerugian) dan locking (mengunci posisi kerugian/keuntungan).

Demikian pula, dengan adanya kebijakan margin trading membuat kita harus meminimalkan resiko dan mendapatkan keuntungan maksimal. Sebab, bila terjadi penurunan modal, perusahaan pialang akan melakukan margin call. Jika tidak melihat adanya kesempatan mendapat keuntungan, kita boleh tidak menyetor modal tambahan, sehingga terhindar dari kerugian yang lebih besar.

Manajemen Resiko yang Sering Digunakan

Cut loss
Suatu tindakan di mana kita melakukan likuidasi posisi dalam keadaan rugi. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Umumnya cut loss ini dilakukan pada kisaran kerugian 30 poin sampai 50 poin.
Contoh:
Open buy GBP/USD 1.8850, 1 lot.
Ternyata harga bergerak turun. Untuk menghindari kerugian yang lebih besar, pada harga GBP/USD mencapai GBP/USD 1.8820, kita langsung likuidasi posisi tersebut (close sell) dengan kerugian 30 poin (GBP/USD 1.8850 – GBP/USD 1.8820).

Switching
Tindakan di mana kita melakukan likuidasi terhadap posisi pertama, kemudian masuk kembali dengan posisi yang berlawanan dari posisi pertama tadi.
Contoh:
Open buy GPB/USD 1.8550, 1 lot.
Setelah harga bergerak menjadi GPB/USD 1.8840, kita likuidasi posisi tersebut (close sell).
Kemudian, kita open sell pada GPB/USD 1.8840. Dalam kondisi ini kita sudah menderita rugi 10 poin (GPB/USD 1.8850 - GPB/USD 1.8840), namun kita masih memiliki posisi open sell yang kemungkinan memberi keuntungan.

Locking
Tindakan ini sering dilakukan pada saat kita dalam keadaan floating profitloss. Untuk mengurangi kerugian yang lebih besar atau mempertahankan keuntungan, kita kunci kerugian atau keuntungan tersebut dengan posisi yang berlawanan dengan posisi pertama. Sistem ini sering juga disebut dengan hedging position.
Contoh:
Open buy GPB/USD 1.8550, 1 lot.
Ini adalah posisi pertama. Pada saat yang bersamaan, kita melakukan open sell GBP/USD 1.8845, sebagai posisi kedua. Jika kemudian harga menuju GPB/USD 1.8820, dan kita melakukan likuidasi atas kedua posisi open kita, maka pada posisi pertama kita merugi 30 poin (GPB/USD 1.8850 - GPB/USD 1.8820), sedang pada posisi kedua kita untung 25 poin (GPB/USD 1.8845 - GPB/USD 1.8820). Secara neto, kita hanya merugi 5 poin (30 poin – 25 poin).

Averaging
Suatu tindakan mengulangi posisi yang sama pada saat kita dalam keadaan floating loss, di mana posisi pertama dibiarkan terbuka.
Contoh:
Open buy GPB/USD 1.8850 1 lot,
Pada saat harga turun kita open position lagi dengan open buy di harga GPB/USD 1.8800.
Waktu harga naik menjadi GPB/USD 1.8900 kita dapat melikuidasi kedua posisi tersebut. Dengan demikian, modal rata – rata kita adalah GPB/USD 1.8825 (GPB/USD 1.8850 + GPB/USD 1.8800/2). Sedang closing price yang kita dapat adalah GPB/USD 1.8900, sehingga, total keuntungan adala 75 poin (GPB/USD 1.8900 - GPB/USD 1.8825).


Komentar yang masuk: [4] Tampilkan komentar yang masuk
Komentari artikel ini
Nama
Email (tidak dipublikasikan)
Komentar
 

 
Bagi Peserta DPLK Bumiputera
yang belum memiliki username,
silahkan REGISTRASI terlebih dahulu.

Username pada website yang lama dinyatakan TIDAK BERLAKU, silakan registrasi ulang.
 







 
 
Tabungan apa yang sesuai untuk masa pensiun Anda?
Dana Pensiun
Deposito
Tabungan
Properti
Saham
Last result
Dana Pensiun 770 (38%)
Deposito 108 (5%)
Tabungan 171 (8%)
Properti 189 (9%)
Saham 782 (39%)
Total participants: 2020
 
 

PESERTA INDIVIDU Bisa Transfer Iuran On Line Via ATM Bersama Dengan Kode 009 98871912 + 8 digit Terakhir Nomor Peserta Anda (Untuk Kartu BNI di ATM BNI tidak perlu kode 009)